3.2.09

Malu Aku...

Tanggal 24 Januari 2009 (hari Sabtu) aku mengantar kedua anakku liburan ke Yogyakarta. Tujuan utama kami adalah Kebun Binatang Gembira Loka.

Berkeliling Gembira Loka tampaknya membuat anak-anakku benar-benar gembira. Mereka berlari kian kemari sembari sesekali menunjuk binatang yang ada di kandang sambil memanggil-manggil nama binatang itu. Jika mereka bertanya nama binatang yang ada di sebuah kandang, aku cukup membaca papan nama yang ditulis dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris, dan Latin) dan terpampang di salah satu sisi setiap kandang. Contoh: di depan kandang harimau tertulis kata ”Harimau Sumatra”, ”Sumatran Tiger”, dan ”Panthera tigris” yang disusun dalam tiga baris.


Singkat cerita sampailah kami di kandang zebra. Aku langsung senyum-senyum ketika membaca tulisan yang terpampang di papan yang ada di depan kandang zebra. Ada tiga baris tulisan, yaitu ”Sebra”, ”Zebra”, dan ”Equus zebra”. (Lihat foto)

Mengapa aku senyum-senyum sendiri? Adakah yang lucu? Ya. Aku merasa geli membaca kata-kata yang terpampang di papan itu, khususnya kata di baris pertama, kata ”Sebra”.

Hingga usiaku hampir 30 tahun, baru kali ini aku tahu bahwa dalam bahasa Indonesia ada kata ”Sebra”. Benar-benar menggelikan ada tulisan ”Sebra” di Kebun Binatang Gembira Loka yang notabene sebagai salah satu tempat edukasi bagi anak-anak. Betapa menyedihkan ketika sepulang dari Kebun Binatang Gembira Loka anak-anak kita diminta membuat tulisan tentang zebra mereka menuliskan kata ”Sebra” berulang-ulang. Ah, malu aku.

Ketiga baris tulisan yang terpampang di depan kandang zebra itu juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa si pembuat tulisan itu lebih menghargai bahasa bangsa lain daripada bahasa bangsa sendiri, bahasa Indonesia. Lho, kok?

Lihat saja. Kata di baris kedua (bahasa Inggris) penulisannya betul, ”Zebra”. Kata di baris ketiga (bahasa Latin) penulisannya juga betul, ”Equus zebra”. Nah, bagaimana halnya dengan kata di baris pertama (bahasa Indonesia)? Keliru. Seharusnya kata di baris pertama adalah ”Zebra”, bukan ”Sebra”.

Kalau aku boleh berandai-andai, kemungkinan ketika menulis kata baris kedua dan ketiga di papan itu si penulis bertanya ke sana kemari (bahkan mungkin juga melihat kamus) sehingga tidak terjadi kekeliruan. Mungkin si penulis merasa malu seandainya kedua kata dari bahasa asing tersebut penulisannya keliru.

Lantas bagaimana halnya dengan bahasa sendiri (bahasa Indonesia)? Rasanya kok tak perlu tanya ke sana kemari kalau ingin menuliskan kata tertentu. Lagi pula, bukankah sudah dianggap lazim atau wajar jika kesalahan terjadi ketika kita berbahasa Indonesia? Sebaliknya, akan menjadi ”aib” ketika kesalahan terjadi tatkala kita berbahasa asing. Yah, rupanya (sebagian besar dari) kita lebih berbangga dengan bahasa asing daripada bahasa sendiri, bahasa Indonesia.

Semoga saja hal ini hanya terjadi dalam bahasa dan bukan merupakan sebuah gejala awal bahwa (sebagian besar dari) kita lebih mencintai bangsa lain daripada bangsa sendiri. Nah, bagaimana menurut Anda?

5 comments:

Mus_ said...

(saya komentar ini dengan malu-malu)

Udah, ndak perlu malu.

Ini sudah lumrah terjadi di negeri kita.

Penulisan ini sepertinya hanya mengikuti penyebutan kata 'zebra' dengan cara orang Indonesia. 'Z' (zet) sering diucapkan sebagai 'set'. Sama seperti kadang orang menyebut ABC dengan A Be Se.

Saya pribadi memakluminya hal ini dengan malu-malu.
:P

Salam kenal

Ugie said...

he... he... he.... Terima kasih Mas (prof) Mus. Kok ya sampeyan komentar juga dengan malu-malu. Lantas, sampeyan juga sudah memakluminya, meskipun (lagi-lagi) dengan malu-malu. Sekali lagi, terima kasih. Salam sukses....

awan_clickerz said...

hiks...bahasa indonesianya dapet merah kali tuh....
mngkin ah masa zebra dan zebra...khan inglish indo beda..
hehe.

Yup !

budiawanhutasoit said...

mungkin yg bikin tulisan..maul bertanya, maka sesat-lah dia dikandang sebra..eh zebra.. :-)

Ugie said...

halo clickerz, iya tuh. sudah merah, masih percaya diri juga dia. semoga aja gak kelamaan di kandang sebra... eh... zebra. bukan begitu budiawan? Salam....